By VanQuish / 05 Oktober 2013
Menulis aksara di titisan sanubari
dan cadas-cadas merah ungu
di tetesan hujan,
menguak misteri kelemahan
dan keinsanan para peneduh-peneduh jiwa.
membentang janji
melambaikan ombak kelabu
walau tak berujung
di terpa angin
mengguling cita
selalu menodai
dan memberi titik-titik putih
mendamba keinsananku
menjadi pelangi
yang berwarna megah
di tengah penjuru
garis khatulistiwa
No comments:
Post a Comment