Friday, December 12, 2014

PUISI AKU WANITA


By NurliahVanQuish

Aku wanita mencintai tanahku
Menguntai dari balik ronah putih
Di tengah hitam pusaran tanahku
Mereka mengatakan padaku …

Mengapa haru speduli?
Sedang Negara tak pernah peduli padamu?
Sementara aku terus meneteskan ribuan bening  matasuci
Menyaksikan saudaraku yang masih saja makan batu rebusan alam dan tidur berlapiskan debu
Mengapa demikian???

Aku wanita mengorbankan segalanya
Menguntai dari balik ronah putih di tengah
Hitam pusaran bergulat …
Mereka mengatakan kepadaku…
Mengapa harus menggelintirkan nada-nada hidup sementara aku bias bernyanyi fasih?
Aku mengira …
Aku serupa dengan mereka…
Tapi mereka bilang aku berbeda
Mengapa demikian???

Aku wanita menolong dengan hati
Menguntai dari balik ronah putih
Ditengah hitam pusaran duniawi
Mereka mengatakan padaku
Mengapa harus bersedekah?
Sedang kamu sendiri harus masih mengumpulkan?
Sementara kamu hanya kecil di deretan hamba?
Aku mengira aku serupa dengan mereka…
Tapi mereka mengatakan aku berbeda
Mengapa demikian???

Dan lagi  mengapa demikian???

Jawabku karena aku bukan pemimpin Negara ini
Yang dengan angan dan tolaknya menelantarkaan bangsanya
Jika tak peduli …!!!
Maka itulah “mengapa demikian?

Jawabku karena aku selalu melihat dalam diriku
Yaitu tulus tanpa nada-nada sumbang
Maka itulah “mengapa demikian?

Jawabku karena aku sabar penuh yakin berbagi dengan layak
Tak mendengung pada ocehan
Dan kutemui “mengapa demikian?”

No comments:

Translate