Wednesday, December 10, 2014

PUISI SAKRAL

Menepis bagai angin
Dalam nyanyian alam
Berhambur bagai sayap-sayap putih Sakral …
Meneduhkan …

Gelintingan lantunan ayat
Memecah dosa dalam laut
Ombak memuncak Semesta bertasbih
Menasbihkan kalimat Allah Jiwa mulai mati
Roh menengang bagai tonggak matahari Mencoba bernada seru
Merinding pada Sang Penguasa
Lalu aku hilangkan “seru” itu
Karena hanya sujud yang bias kutimpa di jagad-Mu.
 By Lia VanQuish.

No comments:

Translate